05/09/2006
INFORMASI MASALAH KOTA
Dalam kesempatan kerja selama tanggal 28 April s/d 2 Mei 2006 beberapa waktu lalu, selain menjaring aspirasi masyarakat, Bapak Alyas, SH,MH. juga memberikan berbagai informasi mengenai berbagai permasalahan kota Surabaya dan kebijakan yang secara langsung berkaintan dengan masyarakat.
Sehubungan dengan kedudukan dan tugas Alyas dalam Komisi D DPRD Surabaya yang membidangi masalah kesejahteraan masyarakat, beberapa informasi penting disampaikan kepada masyarakat dalam kunjungan kerja tersebut. Paling tidak ada empat masalah pokok yang disampaikan, yaitu :
1. Masalah Pendidikan
Dalam kesempatan kunjungan kerja tersebut Bapak Alyas menyampaikan rencana, kebijakan dan masalah pendidikan yang ada di Surabaya. Perlunya Surabaya mempunyai perencanaan yang matang tentang pendidikan di Surabaya dirasakan sebagai kebutuhan yang sangat penting. Oleh karena itu saat ini sedang disusun mengenai semacam blue print (cetak biru) mengenai desain (grand design) pendidikan Surabaya sampai tahun 2020. Dengan cetak biru tersebut diharapkan arah kebijakan pendidikan di Surabaya diarahkan kepada pendidikan yang lebih berkualitas, biaya rendah dan pemerataan. Beberapa upaya telah dilakukan dalam rangka mewujudkan visi tersebut antara lain; (a) secara bertahap membebaskan pembayaran SPP (pendidikan gratis) bagi siswa SD dan SMP negeri di Surabaya, (b) membantu SPP bagi siswa SD dan SMP sekolah swasta, saat ini dimulai sekitar 8%, dan (c) renovasi bangunan sekolah (SD).
2. Masalah Kesehatan
Masalah kesehatan di Surabaya mendapat perhatian serius seiring dengan banyaknya korban meninggal dunia akibat penyakit demam berdarah dan penyakit lainnya. Pelayanan kesehatan dioptimalkan pada level Puskesman yang lebih dekat dengan masyarakat. Saat ini sedang diupayakan perluasan layanan Puskesmas dan peningkatan sarana kesehatan di Puskesmas. Kurangnya fasilitas kesehatan di Puskesmas maupun RS. Soewandhi (RS Pemkot Surabaya) tidak menyurutkan niat untuk perbaikan kualitas layanan, misalnya dengan wajib senyum bagi para medis di Puskesmas dan RS Soewandhi.
3. Masalah Bantuan Beras untuk Keluarga Miskin (Raskin)
Dalam hal bantuan beras bagi keluarga miskin, pemerintah kota Surabaya telah memberikan bantuannya menambah jumlah keluarga miskin yang dibantu dari pemerintah pusat. Menyangkut proses distribusi, Alyas memohon masukan dari masyarakat ikut terlibat aktiv melakukan pengawasan terhadap proses distribusi beras keluarga miskin tersebut
4. Masalah Program Bantuan kepada Keluarga Miskin
Program bantuan kepada keluarga miskin diupayakan melalui satu sistem terpadu. Bentuk terpadu tersebut tercermin dengan adanya Kartu Jaminan Keluarga Miskin. Bagi pemegang kartu ini berhak mendapat layanan sebagai berikut:
(a) pelayanan kesehatan gratis, rawat inap di RS pemerintah kota (Soewandhi)
(b) bantuan pendidikan (termasuk BOS, dan beasiswa lainnya)
(c) bantuan keluarga miskin, misalnya: beras miskin, BLT
(d) bantuan sosial lainnya, seperti pelatihan yang diselenggarakan Dinsos atau pemerintah
08:54 Posted in MASALAH KOTA | Permalink | Comments (0) | Email this